nntp2http.com
Posting
Suche
Optionen
Hilfe & Kontakt

Kenyal Lembut Pistel Palembang

Von: Hangtuah Digital Library (hdl@hangtuah.or.id) [Profil]
Datum: 25.03.2009 11:59
Message-ID: <b1778b3b-dd52-4319-a427-8aa683f546fe@y34g2000prb.googlegroups.com>
Newsgroup: alt.sci.tech.indonesiansoc.culture.indonesia cu.indonesia alt.soc.indonesia.mature alt.business.insurance.indonesia
Makanan khas Palembang

Pistel lembut gurih dan hangat memang paling enak disantap di udara
yang agak dingin. Lembutnya pistel dengan isian 'kates' yang krenyes..
krenyes pasti bikin nagih! Siraman cuko pada pistel membuatnya semakin
nikmat saja.

Sudah sejak dua hari yang lalu saya ingin sekali makan pempek. Makanan
khas Palembang ini memang salah satu favorit saya. Jadilah saya
menembus hujan di Jakarta kemarin untuk menuju kawsan Casablanca.
Pempek @Bing namanya, yang sudah dikenal cukup lama di kawasan
Jakarta.

Saat saya singgah disana, ternyata hampir semua bangku sudah terisi
penuh oleh pengunjung. Untunglah masih ada bangku tersisa buat saya di
sudut ruangan. Padahal kalau dari luar tidak terlihat padat
pengunjung.

Di pempek @Bing lebih dari sepuluh jenis pempek ada di sini. Mulai
dari Pempek kapal selam, lenjer, pempek tahu, pempek tunu, pempek
keriting, pistel, tekwan dan masih banyak lagi. Tak cuma itu saja,
kerupuk Palembang dan kemplang pun berjejer di etalase warung ini.

Seorang pelayan pun segera menghampiri untuk memberikan daftar menu.
Pempek kapal selam favorit saya langsung jadi pilihan utama. Selain
itu pempek bulat/adaan dan seporsi tekwan juga tak luput saya pesan.
Sambil menunggu pesanan saya datang, kerupuk Palembang pun jadi
sasaran saya.

Di dapurnya, saya melihat pelayannya tengah sibuk membuat pesanan
pembeli untuk dibawa pulang. Ternyata tak hanya pengunjung yang makan
di tempat saja yang penuh sesak, tapi juga orang yang membeli untuk
dibawa pulang pun sangat banyak silih berganti datangnya.

Akhirnya pesanan saya pun datang. Tekwan yang masih kemepul hangat
menguarkan harum wangi kaldu yang kuat. Perhatian saya pun beralih
pada si tekwan ini. Porsinya sedang, dengan kuah berwarna bening
kecoklatan. Taburan daun seledri dan bawang goreng yang royal menambah
harum tekwan ini.

Rasa kuahnya terasa gurih dengan aksen manis yang cukup kuat. Tapi tak
lantas mengalahkan rasa gurihnya. Suun, jamur kuping, irisan
bangkuang, dan potongan tekwan pun langsung licin tandas tak bersisa.

Pempek kapal selam, lenjeran, dan pistel ditaruh dalam satu piring
dengan kuah cuko ditaruh dalam mangkuk terpisah. Pempek kapal selam
ukurannya sedang, sdangkan adaan, dan pistel lebih mungil. Keempat
pempek tadi masih panas, karena baru saja diangkat dari wajan.

Pistel yang bikin saya penasaran sejak awal langsung menjadi target
utama. Saat dipotong, pistel ini berisi irisan 'kates' atau pepaya
muda yang sudah ditumis. Bentuknya sih mirip dengan pastel, hanya saja
adonan dan isi yang berbeda. Adonan pempek nya lentur gurih, dan
isiannya pun krenyes..krenyes.. nikmat!

Pempek adaan berbentuk bulat mungil dan sudah dibelah dua. Saat
digigit, adonannya lembut kenyal dengan rasa gurih-gurih ikan tenggiri
yang kuat. Bertambah lezat saat dimasukkan ke dalam kuah cuko yang
pedas menggigit. Wah.. makin mantab saja rasanya! Kuah cuko yang
berwarna coklat pekat ini tidak terlalu encer ataupun kental. Rasanya
pun agak sedikit aksen manis. Dugaan saya kuah cuko ini sudah di
sesuaikan dengan lidah para pengunjung. Tapi rasa pedasnya tetap
nonjok!!

Untuk menikmati pempek @Bing saya tak perlu merogoh kocek terlalu
dalam. Hanya dengan Rp 10.000,00 seporsi pempek kapal selam dan tekawn
hangat sudah bisa saya nikmati. Sedangkan pempek adaan bulat dan
pistel yang mungil cukup bayar Rp 3.000,00 saja.

Pempek Palembang @Bing
Jl. Prof. Dr. Satrio No.275 & 16 C, Casablanca Jakarta Selatan
Telp: 021-98104914/ 021-93359373/ 021-99055909
Harga Mulai Rp 3.000,00-Rp 10.000,00
Terima Pesanan Untuk Ulang tahun, Perkawinan, Rapat, Arisan, dll

(eka/Odi) Eka Septia
© 2008 detikcom
http://resep.hangtuah.or.id

[ Auf dieses Posting antworten ]