nntp2http.com
Posting
Suche
Optionen
Hilfe & Kontakt

Kalau Bukan Revolusi apa jalannya?.

Von: Subyakto (subyakto75@gmail.com) [Profil]
Datum: 06.03.2009 03:15
Message-ID: <a539dfa8-544a-4050-b170-12e4d6a4647b@d36g2000prf.googlegroups.com>
Newsgroup: alt.sci.tech.indonesian
Kalau Bukan Revolusi apa jalannya?.

I.Sebenarnya yang salah itu apa?.
Tidak selesai dan kapok para anggota DPR itu ditangkapi KPK?.
Korupsi , katanya sebagai penyebab penangkapannya. Kenapa sudah punya
gaji jauh lebih besar dibandingkan kebanyakan rakyat Indonesia, jauh
lebih sejahtera dan sudah punya kedudukan serta dihormati tetapi masih
korupsi juga. Sangat nista jika kita mengasumsikan bahwa seluruh
bangsa Indonesia akan berperilaku sebagai koruptor jika ada
kesempatannya. Apakah ini bukan bukti bahwa bangsa Indonesia serakah
dan salah satu buktinya adalah hancurnya lingkungan hidup dan tata
kelola pemerintahan dinegeri ini. Atau ada apa sebenarnya karena
ketika kita pergi lebih jauh lagi ternyata sangat banyak manusia
Indonesia yang iklas, tidak korup dan tidak memanfaatkan fasilitas
yang dipunyainya untuk semata mata kepentingan kekayaannya.
Bolehkah kita melihat bahwa korupsi dan koruptor yang ada sekarang
ini, kalaupun ada dan memang ada persoalan moral hazard, apakah itu
serakah, jahat, rakus dll tetapi lebih jauh lagi kondisi, sistim dan
perkembangan yang berkembang saat ini mendorong anak bangsa menjadi
koruptor/?.. Bangsa indonesia gotong royong, iklas, beriman dll dan
pelajaran agama bukan hanya diajarkan disekolah saja serta negeri ini
berlandasakan kepada ketuhanan yang masa esa, kok ancur ancuran
begini?. Dimana persoalannya?.
Bagaimana penjelasannya dizaman modern seperti ini manusia bisa saling
berebut dengan gajah dan harimau dalam soal tata kelola lahan,
bagaimana meresolusi konflik dan berbegosiasi dengan mereka?. Sudah
tentu manusianya yang harus mengaturnya. Habitat dan tempat kehidupan
binatang binatang itu sudah terganggu dan di Pulau Jawa habitatnya
sudah habis.
Bisa dibayangkan betapa kerasnya persaingan yang terjadi saat ini dan
ketegangan dalam kehidupan ini sudah semakin sering memunculkan fakta
fakta terjadinya bunuh diri atau pembunuhan. Apakah ini belum cukup
untuk dapat dikatakan harus segera dihentikan.
Tidak  kah kita sadar bahwa berbagai negara berusaha keras menjarah
dan menjajah bangsa lain dan mengambil sumber daya alamnya setelah
kaya raya mereka besepakat menjaga perdamaian dan mengembangkan
peradaban sehingga berdaulat, berkeadilan dan makmur. Bangsa Indonesia
di desain sebagai bangsa yang beradab, berdaulat,
berkeadilan ,mencerdaskan kehidupan bangsa serta anti kolonialisme dan
imperialisme serta ikut menjaga perdamaian dunia yang terjadi adalah
membiarkan bangsa dan tanah airnya dijarah dan dijuali sehingga
kondisinya tidak kunjung berubah baik malahan yang terjadi sebagian
rakyatnya terpaksa bertarung dengan harimau dan gajah dalam
memperebutkan sumberdaya yang semakin habis.
Begitu dalam pencalonan anggota legistative dan Presiden sebenarnya
jika dilihat dari aspek yang tegas wakil rakyat yang akan terpilih itu
secara sederhana hanya akan mewakili :

1.	Menjadi wakil rakyat yang jelas jelas mengharapkan, mendukung dan
memilihnya sehingga wakil dari golongan ini kalaupun mengeluarkan dana
tidak sebanyak yang lainnya. Atas dasar ini maka wakil rakyat dari
golongan ini tidak perlu korupsi karena orientasinya jelas kepada
rakyat dan didukung oleh rakyat pendukungnya.
2.	Menjadi wakil perusahaan atau corporasi sehingga semua biaya
termasuk kehidupannya ditanggung oleh korporasi. Wakil rakyat golongan
ini sama juga tidak perlu korupsi karena kebutuhan kampanye dll sudah
dipersiapkan corporasi sehingga nanti akan mewakili kepentingan
korporasi
3.	Menjadi wakil rakyat atas kemauan sendiri dan tidak jelas pendukung
serta pembiayaannya. Calon anggota legistative dari kalangan inilah
yang paling rawan terhadap berbagai persoalan seperti terlihat
sekarang ini, apakah korupsi, memeras dan menjadi liar tidak
ketentuan.
Dalam sebuah parlemen jika anggota legistative golongan 1 yang semakin
banyak maka orientasi keputusan dewan perwakilan rakyat kepada
kepentingan masyarakat sedangkan jika wakil rakyat golongan 2 yang
banyak maka orientasi Dewan Perwakilan rakyat akan berorientasi lebih
kepada kepentingan korporasi. Lainlagi jika wakil rakyat golongan 3
yang menguasai parlemen maka situasinya akan liar dan tidak menentu.
Sebelum pemilu 2009, anggota parlemen lebih ditentukan elite partai
sehingga apakah orientasi arah parlemen akan kepada kebijakan yang
berpihak kepada rakyat, korporasi atau memback up permerintah. Saat
itu lebih mudah mengendalikan partai apalagi dengan kewenangan
pergantian antar waktu yang mutlak ditangan pimpinan partai. Saat ini
ada kecenderungan orientasi arah parlemen akan berubah walaupun
kepastian bentuknya belum terlihat tetapi sangat mungkin berbeda
dengan yang pernah ada sebelumnya. Semoga saja lebih baik walaupun
perubahan ini bisa jadi membawa persoalan tersendiri.
Dengan kondisi yang seperti ini maka apakah situasinya lah yang
membuat korupsi itu menjadi selalu terjadi.? Artinya diIndonesia hari
ini pada kenyataannya bagi masyarakat dalam kehidupannya telah
terjebak kepada sebuah situasi dimana mau tidak mau seakan akan harus
punya kekuasaan dan kekayaan jika kehidupan ingin selamat, sejahtera
dan nikmat dan hal itulah yang menjebak sehingga dimana mana terjadi
korupsi?. Disisi lainnya pertarungan antara gajah dan harimau dengan
manusia juga menegaskan bahwa kehidupan yang sekarang terjadi sudah
tidak sehat. Begitu berbagai kasus aborsi, bunuh diri dan berbagai
kejahatan lainnya itu semuanya menunjukan banyak hal telah salah
arah?.

II. Hidup berkecukupan?.
Pada zaman ketika kecil selalu disampaikan orang tua, bahwa yang
paling penting adalah sehat dan selamat dunia akhirat. Kekuasaan dan
kekayaan tidak pernah dibahas karena pada kenyataannya para leluhur
itu bisa hidup berkecukupan disisi lainnya membahasa hal yang bersifat
duniawi dan tidak mendasar itu dianggap sebagai sesuatu yang tidak
sopan atau hanya umbar nafsu saja.
Cukup itu artinya dapat menjalankan kehidupan dan jika memerlukan
sesuatu maka kebutuhannya sudah ada. Sesimpel itu. Pada kenyataannya
juga kebutuhan pada zaman itu palingan kesehatan, pendidikan, rekreasi
dan transportasi serta hal hal yang jauh lebih sederhana dibandingkan
dengan saat ini. Orang yang susah pasti ada walau tidak begitu
terlihat apalagi dizaman itu antar keluarga sudah sangat terbiasa
saling menolong dan berbagi serta memecahkan persoalan keluarga secara
komunal. Intinya kehidupan berkecukupan adalah ideal dan dasarnya
lebih kepada pemenuhan kebutuhan.
Kini zaman telah berubah keperluan yang harus dibiayai tidak lagi
hanya kepada kebutuhan tetapi sudah lebih ditentukan oleh keinginan
dan itu semua sangat ditentukan oleh iklan yang diterima, provokasi
lingkungan dan keluarga serta berbagai bujuk rayu yang sampai kepada
nya.
Belum lagi pada kenyataannya didalam sebuah rumah tangga pengaruh dari
luar rumah bisa menggoda kepada seluruh keluarga melalui berbagai
perangkat yang bermacam macam, apakah mulai TV dan seluruh jaringan
stasiunnya, PSP dan game lainnya, film dalam bentuk DVD atau online
internet apakah melalui komputer dan Handphone serta sms dllnya. Saat
ini didalam sebuah ruangan secara bersama menjadi belum tentu kita
sedang melaksanakan sebuah kebersamaan karena siap orang dalam ruangan
itu dirumah kita masing masing bisa saja sedang asyik dengan
perangkatnya sendiri.
Saat ini walaupun secara physik sangat dekat tetapi pada kenyatannya
bisa sangat jauh berjarak pada kenyataan batinnya. Setiap insan
semakin hari semakin punya dunianya sendiri, khayalan dan persepsi
tentang kehidupan yang sungguh sulit untuk diprediksi. Oleh karena
semakin sering terlihat tiba tiba ada jagoan baru yang menembaki teman
sekolahnya kemudian ia bunuh diri, atau seseorang tiba tiba ngamuk
dijalanan tanpa sebab yang jelas dan banyak lagi tindakan implusif
yang tiba tiba terjadi padahal sangat membahayakan orang lain dan
dirinya sendiri. Kondisi ini menggambarkan kadang kadang banyak orang
semakin tidak mengenali dunianya. Akibatnya karena tidak mengenali
dunia nya sendiri apalagi mengenali dunia orang lain.
Dunia telah berubah daridulunya dimana yang paling penting dipenuhinya
kebutuhan dan yang sangat dibutuhkan masyarakatnya saat ini menjadi
dunia yang kebutuhan masyarakatnya saja belum terpenuhi tetapi harus
mampu memenuhi keinginan berbagai pihak supaya memenuhi keinginan dan
aspirasinya. Oleh karenanya orientasinya menjadi pembangunan yang
seakan akan tanpa ujung yang jelas. Apa indikator aspirasi dan
keinginan. Dengan phylosopi yang baru itu maka Disatu sisi pertumbuhan
perekonomian bisa langsung booming kepuncak tetapi disisi lainnya pada
kesempatan lain bisa langsung meledak dan kempes sehingga hancur tanpa
bekas jika tempat pertumbuhan itu tidak sanggup melakukan transformasi
kepada fase yang lebih tinggi lagi.
Akibat dari meledaknya aspirasi dan keinginan ini maka Negara sering
kali harus punya kemampuan menyedot berbagai energy dan sumber daya
untuk mampu memenuhi kebutuhan, aspirasi dan keinginan masyarakatnya.
Bagi negara negara yang tidak sanggup maka sering kali terjadi
kekacauan dan disorientasi atau hilangnya kepercayaan masyarakatnya
kepada pemerintahan dan pemangku amanah dinegara tersebut. Hancurnya
Indonesia pada tahun 1998 s/d 2000 dan kehancuran USA dengan krisis
financial saat ini adalah sebuah contoh yang nyata. Pada kenyataan ini
memperlihatkan bahwa kerusakan dibidang ekonomi karena orientasi
tersebut berubah nyata berdampak perubahan juga pada kondisi
politiknya. Bagi kasus Indonesia sampai bukan hanya terjadinya
pergantian kepemimpinan nasional tetapi sistim politik dan
ketatanegaraannya berubah total sedangkan di USA baru sampai kepada
memilih Presiden diluar kebiasaan yang biasanya dipilih sebagai
Presiden. Perubahan yang terjadi sangat liar dan bergejolak seperti
ombak dilautan lepas.

Pada kasus indonesia perubahan ini menghasilkan rusaknya alam semesta
dan tata sosial yang sebelumnya dianggap sudah mapan, semuanya rontok
sehingga seperti diawal artikel dimana harimau dan gajah terpaksa
berebut lahan dengan manusia sehingga saling membunuh, tragis sekali.
Dan penyebabnya adalah berubahnya pola kesadaran yang tadinya cukup
untuk hidup yang berkecukupan menjadi kehidupan yang tergantung iklan
dan godaan lingkungan serta keinginan juga aspirasi dan tidak lagi
hidup dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk dapat hidup sehat dan
tenteram.

III. Kesadaran akan rontoknya tata nilai dan budaya sebelumnya.
Pada kesadaran lama di masyarakat awam budaya lebih dipersesikan
sebagai sesuatu yang berkaitan dengan seni dan bahkan ada yang
menyangka sebagai nyanyi dan tari serta puisi. Sungguh sayang. Nonton
wayang juga dipersepsikan sebagai kegiatan budaya. Sangat jarang
sekali yang menyadari bahwa budaya itu adalah nilai nilai luhur yang
diyakini sebuah bangsa kemudian dipraktekan sehari hari sehingga
menjadikannya sebagai sebuah perilaku dan akhirnya menjadi sebuah
kebiasaan bersama sehingga pada era tertentu menjadi sebuah budaya
masyarakatnya.
Dalam kontek proses perubahan yang sekarang sedang terjadi yang baru
kelihatan adalah kerusakan yang sedang terjadi atau kekhawatiran akan
dampak yang tidak bisa terkendalinya, padahal sebenarnya ketika ada
kesempatan sebuah perubahan maka itu juga saat yang tepat untuk
mendorongnya menjadi sebuah kebaikan bagi bangsa tersebut.
Menurut Prof Dr Soebroto mantan Mentamben atau ketua Opec ada beberapa
hal penting yang menjadi ciri bahwa sebuah bangsa akan maju atau telah
maju:
1.	Mematuhi Hukum.
2.	Terjaminnya keamanan dan perdamaian.
3.	Pendidikan yang baik bagi seluruh bangsa.
4.	Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologie.
5.	Pragmatisme.
6.	Meritokrasi.
7.	Free market Ekonomi
8.	Kebangsaan ( menurut Mayjen Sudrajat Duta Besar RI utk China)
9.	Mulus, Proses pergantian kepemimpinan dan stabilitas politik serta
semua proses sosial budaya juga politiknya sesuai dengan nilai nilai
dan budaya bangsa tersebut (Agus Muldya)
Dalam perjalanan sejarah China saat ini, hal yang paling sederhana dan
sangat terasa adalah budaya tepat waktu dan segala sesuatunya diatur
secara rapih dan pasti serta jika dikatakan bisa maka pasti bisa
dikerjakan. Hal ini membuat mereka bisa dipercaya dan memberikan
kepastian. Dalam 30 tahun china sudah mampu menjadi raksasa ekonomi
dunia dan ini hasil penerapan pragmatisme yang didukung point (1)
sampai (3) serta ditulang punggungi oleh point (6) menuju point (7)
tetapi tetap dilandasi point (8) serta dalam setiap peralihan generasi
terjadi point (9).

Perjalanan ini sebenarnya sebuah perjalanan yang paling tidak 5000 SM
s/d 2009 sekarang ini.sebuah perjalanan panjang 7000 tahun dan
melejitnya perekonomian China tersebut hanya dalam 30 tahun walaupun
persiapannya sedemikian panjang. Sekarang akan melihat akan setinggi
apa China menjulang dan selama apa periode kejayaannya. Dalam sebuah
kawasan yang pernah terjadi rata rata sebuah periode adalah 50 tahun
an, apakah uni soviet, usa bahkan negara negara di Eropa termasuk
Inggris selebihnya adalah fase menurun dan pecah yang jika tidak
berhasil melakukan fase transformasi ke fase berikutnnya, apakah
damage control, bangun pertahanan dan pemberdayaan untuk masuk fase
ekspansi kembali.
Dalam konteks ini Indonesia saat ini sangat penting untuk melihat
berbagai proses kehidupan kenegaraan, kemasyarakatan dan kebangsaannya
dalam berbagai bidang kehidupan, apakah politik, sosial budaya,
ekonomi, pertahanan dll demi kontekstualitasnya kekinian sehingga
dengan dasar posisi itulah sebuah strategy jangka pendek menengah dan
panjang dapat dijalankan. Ketika sebuah negara hanya mementingkan
pembangunan ekonominya dan kurang melihat kebutuhan dan kompleksitas
berbagai variable yang mempengaruhi negara itu termasuk perubahan
tatakelola dunia secara international maka bukan tidak mungkin
Indonesia akan masuk kedalam sebuah lubang hitam gelap yang dalam dan
akan sangat sulit untuk mengeluarkannya kembali menuju sebuah bangsa
medeka, berdaulat dan sesuai dengan cita cita kemerdekaannya.
Oleh karenanya hal yang paling strategis adalah melakukan revolusi
dalam tataran tatanilai dalam jangka waktu yang sangat cepat sekarang
ini. Dengan perubahan yang paling tidak menyakiti tetapi berdampak
luarbiasa bermanfaat.
1.	Memandang semua kepentingan yang luas dari kepentingan bersama
dahulu baru dimana aku dan kaminya. Serta pandai membagi kemaslahatan
dan kebaikan bukannya mengutamakan kapal keruk dan keserakahan.
2.	Memulia budaya “tepat waktu” dimana mana sehingga menghargai waktu
secara benar dan bertanggung jawab.
3.	Tidak lagi menggampangkan persoalan sehingga apapun akan diatur dan
diurus serapih dan setepat tepatnya.
4.	Tidak berperilaku cepat marah dan mudah menghardik tetapi santun
dan berbicara secara tepat dan benar. Terutama dijalanan, disekolah
dan berbagai organisasi.
5.	Meneruskan usaha menjadikan Indonesia “ bisa” menjadi Indonesia
“Unggul dan diperlukan dunia”
6.	Dalam soal korupsi dilakukan pendalaman lebih jauh lagi mana mana
yang bisa ditetapkan secara tegas dalam tindak pidana korupsi
berdasarkan kebudayaan dan tata nilai yang telah diyakini masyarakat
tetapi segera menghentikan penggunaan APBN/D yang bukan kepentingan
masyarakat, Pemerintahan dan daerah, tidak ada lagi negoisasi kick
back dalam projek apapun dengan siapapun tetapi “mulai” merumuskan
kepemilikan bersama untuk industrie industrie yang strategis dalam
sosialisme ala indonesia tetapi dipastikan tidak menghambat proses
industri tersebut dan semua usaha di indonesia.
7.	Dalam soal perubahan yang sedang terjadi saat ini di Indonesia yang
paliing penting adalah semuanya harus memperkuat NKRI karena trend
global dikawasan ini adalah memanaskan situasi dan memberantakannya.
Dalam kepentingan tertentu dimasa depan.
Tulisan ini dalam melengkapi pemikiran dalam artikel “Tujuannya,
kemaslahatan dan kebaikan bukan sekedar kemenangan dan kekuasaan.”
Yang sudah ada di www.selamatkan-indonesia.net. Pada artikel ini lebih
kepada terjadinya pertarungan pada tingkatan nilai nilai yang
membangun , perilaku, kebiasaan dan budaya. Oleh karenanya sebuah
revolusi tatanilai, perilaku, kebiasaan dan budaya sangat mungkin
diperlukan dalam menghadapi situasi genting ini. Supaya bangsa
Indonesia menjadi bangsa yang lebih tangguh dan mampu mengantisipasi
perubahan dunia sehingga tidak menjadi bangsa yang dimarjinalkan
tetapi menjadi bangsa yang sesuai dengan cita cita pendiri bangsanya.

IV. Kembali kepada perkembangan kawasan sekitar Indonesia.
Dengan melihat bahwa proses demokratisasi pada kawasan yang dimulai
dengan tergulingnya Marcos, Soeharto, kemelut di ( Thailand, Pakistan,
Irak, Afhanistan) , Malaysia dan Myanmar maka kira kira dalam beberapa
tahun mendatang dengan trends seperti ini dimana diutara kawasan ini
sedang terjadi sebuah kawasan baru yang memerlukan sumberdaya yang
lebih besar untuk negera dan pasarnya yaitu : Rusia, China dan India
sementara dibagian selatannya adalah daerah yang tidak berdiri teguh
serta punya kekuatan maka bukankah daerah daerah itu akan menjadi
sumber sumber segala sumber daya untuk menompang kemakmuran negara
panggung dunia baru ini, sebagai pasar dan negara pendukung, aliansi
atau dihisap.
Prediksi ini adalah berbasiskan pengalaman ketika Eropa jaya sangat
menghisap Afrika dan sebagian Asia dan ketika USA jaya menghisap
amerika latin dan sebagian asia juga. Seperti apa kejadiannya kedepan
semuanya masih sebuah prediksi dan semuanya bisa tidak menjadi
kenyataan jika Para pemimpin Indonesia dan pemimpin kawasan disekitar
Indonesia bersatu dan secara tepat mampu memposisikan negara negaranya
sehingga tepat dan saling memperkuat.
Perkembangan Asean yang sudah 30 tahun ini tentu sudah saatnya jika
ditingkatkan lebih jauh menjadi sebuah kawasan yang saling memperkuat
dan menjadi kawasan yang mampu terjaga stabilitas kawasannya dengan
kemampuan yang mencukupi kebutuhan setiap negerinya dan saling menjaga
kestabilan kawasan.
Dengan prediksi perubahan kawasan seperti ini juga maka kita menjadi
maklum, melihat Strategy Australia untuk lebih dekat ke Utaranya
dibadingkan dengan kondisi sebelumnya, alasannya sangat sederhana
karena ketika diutaranya tidak stabil dan ketika hanya berdiri sendiri
saja maka dalam jangka panjang apalagi saat ini USA dan Eropa
membutuhkan menkonsolidasikan wilayahnya sendiri hampir pasti
Australia tidak akan kuat bertahan sendirian. Australia saat ini
membutuhkan tetangga utaranya sebagai aliansi dan kawan paling tidak
untuk kebutuhan taktis jika belum akan masuk aliansi strategis.
Keunggulan Vietnam karena punya daya juang dan kepercayaan terhadap
kemampuannya sangat mungkin bisa menjadi inspirasi bangsa bangsa di
asia tenggara dalam menghadapi perubahan yang semakin terlihat nyata
pada beberapa daerah disekitar kita ini.

Hanya sebelum terlalu jauh melangkah kembali lagi bahwa yang paling
penting adalah bagaimana memanfaatkan perubahan besar ini demi
kemajuan indonesia sendiri dan akibat Indonesia besar dan paling padat
penduduknya maka jika Indonesia stabil dan kuat sangat mungkin akan
mampu menjaga kawasan disekitarnya. Dan itu sudah terjadi dalam
beberapa puluh tahun yang silam termasuk ketika Indonesia merdeka dan
meneriakan kemerdekaan maka ratusan negara diberbagai belahan muka
bumi menjadi merdeka.

Dalam konteks inilah maka Indonesia perlu melihat seluruh perubahan
ini tidak lagi hanya dari satu sisi tetapi harus dari multyfacet
sehingga bangsa Indonesia mampu memanfaatkan perubahan ini untuk
kebaikan kawasannya, dan itu perlu mengatur posisi berdagang dan
politiknya dengan berbagai kawasan terdekat dan ajakan kemajuan dari
utara sekaligus ancamannya dalam berbagai bidang serta memformulasikan
hubungannya dengan kawasan terdekat dan dengan Australia sehingga
saling memperkuat dan menjaga sehingga kawasan ini tumbuh dan stabil.

V.Revolusi seperti apa yang memperkuat Indonesia.
Revolusi yang paling harus dilakukan adalah seperti diatas dan segera
ditindaklanjuti dengan berbagai program dan kebijakan sehingga dalam 5
tahun, 10 tahun dst Indonesia segera tumbuh menjadi negara yang kuat
dan besar. Ini tentunya perlu menjadi inti kebijakan pemerintahan yang
akan datang.
Dalam kontek pemilu 2009, maka revolusi yang harus terjadi adalah pada
partai poltik dan calon calon anggota legistativenya untuk menjunjung
kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan lainnya dan
masyarakat tidak memanfaatkan proses demokratisasi ini secara
berlebihan untuk kenikmatan pribadinya, dengan kesadaran setelahnya
akan dibalas dengan kepahitan yang luar biasa akibat kelakuannya
tersebut.
Akibatnya pemilu 2009 kalaupun prosesnya tidak sempurna semua pihak
sebaiknya tidak mengacaukannya tetapi menjaganya agar tidak menjadi
ledakan yang menimbulkan kekacauan. Resiko yang paling sederhana
akibat pemilu 2009 jika meluas dan panjang adalah lepasnya Aceh dan
Papua dengan sebuah proses yang akan terjadi setelah pemilu 2009 dan
tidak berbeda jauh dengan lepasnya Timor Timur setelah peristiwa 1998.
semoga soal terjadinya kekacauan adalah sebuah predksi yang keliru
besar karena kita semua memahami sedang terjadi perubahan perubahan
yang dahsyat diluar sana dan kita menjaga diri agar negara ini tetap
melangkah untuk mencapai tujuannya.
Kalau belum jelas, jangan bosan ke www.selamatkan-indonesia.net.
Demikian semoga bermanfaat.
Agus muldya natakusumah
www.indosolution.co.id.
www.selamatkan-indonesia.net


[ Auf dieses Posting antworten ]